Minggu, 11 September 2011

Untuk pemuda bau kencur itu

Hai kamu, Pemuda yang bulan agustus tanggal 10 lalu baru beranjak 19 tahun, kini kau terlalu banyak berlagak, huh, arogan sekali kau ingin menjadi sekwil di ISMKI wilayah 1.

ISMKI bukan ajang permainan bung, ISMKI adalah satu-satunya IOMS yang diakui oleh Ikatan Dokter Indonesia, ISMKI adalah wadah yang sangat besar meskipun dalam skala wilayah 1, sumatera bukanlah pulau kecil yang bisa dikoordinasikan dengan begitu mudahnya. Bisa apa kau hai pemuda bau kencur?

Semua omong kosong telah kau buat bahkan telah kau publish untuk menciptakan personal branding yang sama sekali bukan kau. Kau gunakan kembali topeng itu.

Ingin menjadikan organisasi ini inklusif, padahal kau adalah pribadi introvert yang selalu enggan menjadi penyapa pertama dengan dalih gengsi.

Ingin menjadikan organisasi ini dinamis serta terkoordinasi dalam beraksi, memang kau pikir pemimpin di tahun lalu tidak memiliki pemikiran seperti itu?Kau itu bodoh, bukan hal mudah untuk melakukannya, kau tidak akan bisa melakukannya.


Bagaimana kau bertanggung jawab jika organinasi ini malah mengalami degradasi keaktifan?

Bagaimana kau bertanggung jawab jika semua visi-misi serta proyeksi kinerja yang telah kau susun tidak dapat kau realisasikan?

Bagaimana kau bertanggung jawab kepada pendahulu-pendahulu organisasi yang telah membangun organisasi ini?

Bagaimana kau bertanggung jawab kepada orang tuamu tentang akademikmu?

Bagaimana pertanggung jawaban kau dihadapan Allah kelak?

Yang menjadi ambisimu itu bukan sesuatu yang kecil bung, itu adalah tanggung jawab besar.
Pikirkan kembali niatmu. Apakah kau memang mampu melakukannya, wahai bocah bau kencur?



Catatan N-Boy™


Selasa, 30 Agustus 2011

Kontribusi tanpa jabatan

Entah setan apa yang merasuk ke dalam diri saya sekarang ini. Betapa besar keinginan untuk menjadi gubernur mahasiswa periode berikutnya, setan yang terus menerus mengupayakan kekuasaan, keserakahan, yang menggelapkan mata, seolah-olah memburu suatu jabatan.

Kondisi BEM yang subkritis, membuat keinginan saya untuk maju gubma begitu menggebu-gebu. Betapa tololnya saya. Padahal selama ini, itu sama sekali bukan tipikal saya.


Ya, padahal selama ini saya cukup fine dengan menjadi tokoh di balik layar.

Saya biasa saja ketika saya membuat satu (read:beberapa) tulisan kemudian dipublikasikan di buletin medifka tanpa ada embel-embel "karya : Hafiz Hari Nugraha" , meskipun posisi saya yang sebetulnya adalah editor, bukan writer.

Saya biasa saja ketika menjadi pioner World No Tobacco Day padahal saya bukan di departemen pengmas.

Dimana kebanggaan saya ketika menjadi "pala pecong" PPK FK Unsri 2011 sementara saya bukan psdm-ers?

Seharusnya saya tetap dapat berkontribusi tanpa harus meraih suatu jabatan tertentu.


"Jika saya maju menjadi gubernur mahasiswa namun harus bersaing dengan orang yang sudah saya anggap sebagai saudara sendiri, lebih baik saya tidak maju, lebih baik saya membantu saudara saya tersebut, menopangnya dari belakang, like usual "


Ini gara-gara LKMM Nas kemarin, keinginan saya untuk mengaplikasikan ilmu justru berubah menjadi keinginan meraih jabatan. Astaghfirullah.






Catatan N-Boy


ps : mungkin saya akan beralih ke bursa sekwil

Senin, 29 Agustus 2011

Selamat Idul Fitri!




Menulis

Saya ingin menulis, menulis apa yang ingin saya tulis, menerjemahkan lecutan-lecutan impuls listrik yang ada di neuron otak, kemudian merealisasikan dalam bentuk tulisan. Dulu saya sering melakukannya, namun tidak saat ini, sekarang semuanya terasa sulit.

Saya ingin menulis dengan tidak terpaku pada penilaian pembaca dan tidak terjebak dalam penjara bernama tema. Saya ingin menulis dengan santai.




Catatan N-Boy™

Jumat, 19 Agustus 2011

Walk Away



Walk Away
Save yourself from the heartache
Go now before it's too late

Senin, 15 Agustus 2011

Shut Up and Move On!

Sebutkan seseorang yang memberikan pengaruh terbesar dalam hidup anda.

Siapa yang paling berjasa hingga anda bisa menjadi seperti sekarang ini ?

Saran dan pendapat siapa yang selalu anda dengarkan ?


"Saya , saya dan saya"



"Bila anda ingin tahu siapa yang paling bertanggung jawab terhadap keberadaan anda sejauh ini dalam hidup, Pandanglah ke dalam Cermin."


"Anda tidak harus menyalahkan diri anda sendiri atas apa yang sudah terjadi, tetapi anda harus bertanggung jawab untuk meneruskan hidup anda."



- Paul McGee -

Selasa, 02 Agustus 2011

New Law of Equivalent Trade



"No, not just 10 for 10, but if we receive 10, then we add 1 from ourselves, and give the next person 11. It's a small thing, but this is the new rule "


- Alphonse Elric -