Minggu, 28 November 2010

Stress Psikososial dan Peningkatan Resiko Myocardial Infarct

Setiap manusia memiliki emosi atau perasaan sehingga manusia bisa merasakan sedih, senang, cemas, takut, dll. Emosi sangat mempengaruhi reaksi fisiologis pada tubuh manusia. Emosi sangat mempengaruhi tingkat kesehatan seseorang. Emosi yang baik mendukung kesehatan seseorang. Sedangkan emosi yang buruk bisa membuat kondisi kesehatan seseorang terganggu. Banyak orang yang dengan gangguan emosi menjadi sakit. Masih banyak orang yang belum menyadari betapa berpengaruhnya emosi terhadap kesehatan.

Ilmu kedokteran telah mempelajari hubungan psikis dan somatic. Erat sekali kaitan antara gangguan psikis terhadap gangguan somatik. Ilmu ini mempelajari, menemukan relasi dan interaksi antarfenomena antara kehidupan psikis (jiwa) dan somatic (raga) dalam keadaan sehat, ataupun sakit. Kondisi stress atau terganggunya keseimbangan jiwa seseorang menjadi faktor utama terjadinya gangguan somatic. Berdampak pada system kardiovaskuler, respirasi, gastro-intestinal, urogenital dan sebagainya. Penyebab stress dinamakan stressor. Stressor dibagi menjadi stressor fisik (panas, dingin, suara bising dan sebagainya), stressor sosial (keadaan sosial, ekonomi, politik, pekerjaan, karier, masalah keluarga, hubungan interpersonal, dan sebagainya), dan stressor psikis (merasa berdosa, rendah diri, frustasi, dan sebagainya)

Begitu banyak masalah dalam kehidupan, baik masalah pribadi ataupun masalah dengan orang lain yang membuat seseorang menjadi stress. Respon stress tiap individu berbeda dengan individu lain. Ada individu yang mudah melalui stress dengan kecerdasan emosional yang dimilik, namun tidak sedikit individu yang kadang hanya dihadapkan dengan masalah ringan dapat menimbulkan stress. Ternyata keadaan ini, selain mengganggu kondisi psikis seseorang juga menggangu kesehatan seperti meningkatnya resiko terjadinya serangan jantung (myocardial infarct) pada orang yang mengalami respon stress psikososial yang bersifat kronik.


Stress, menurut Hans Seyle seorang pakar fisiologis dan pakar stress adalah suatu respon tubuh nonspesifik terhadap aksi atau tuntutan atasnya. Jadi merupakan respon automatik tubuh yang bersifat adaptif pada setiap perlakuan yang menimbulkan perubahan fisis atau emosi yang bertujuan untuk mempertahankan kondisi fisik tubuh yang optimal. Dalam keadaaan stress terjadi perubahan psikis, fisiologi, biokimia dan reaksi tubuh lainnya disamping adanya proses adaptif.


Jantung dan sirkulasi (kardiovaskuler) bereaksi demikian mudah dan erat dengan kondisi stress. Kondisi stress akan berpengaruh langsung terhadap sistem sirkulasi, peningkatan denyut jantung(takikardia), vasokonstriksi perifer adalah respon umum terhadap kondisi stress. Kondisi psikososial yang buruk memicu terjadinya respon stress dan akhirnya berpengaruh terhadap jantung. Hubungan antara gangguan psikososial dengan penyakit jantung dapat digambarkan sebagai berikut :

· Gangguan pada jantung bisa merupakan gangguan fungsional.

· Pasien yang mengalami sakit jantung akan diikuti oleh perasaan tidak enak (disforia)

· Gangguan psikososial merupakan salah satu faktor resiko dari Myocardial Infarct.


Hubungan stress psikososial dengan terjadinya Myocardial Infarct. Kondisi psikososial seseorang yang buruk memicu terjadinya respon stress pada tubuhnya. Respon stress yang terjadi bersifat multifaset. Respons saraf utama terhadap rangsangan stress adalah saraf simpatis. Menyebabkan peningkatan curah jantung dan ventilasi serta pengalihan darah dari daerah vasokonstiksi yang aktivitasnya ditekan seperti pencernaan dan ginjal ke otot rangka dan jantung yang lebih aktif untuk mempersiapkan tubuh melaksanakan respon fight or flight. Epinefrin memperkuat respons simpatis dan kortisol mempengaruhi kondisi stress dengan efek metaboliknya yaitu menguraikan simpanan lemak dan glikogen untuk meningkatkan glukosa darah.

Repons stress yang timbul yaitu meningkatnya aktivitas kardiovaskuler dan mobilisasi bahan bakar metabolisme bermanfaat sebagai respons stress fisik, dan merugikan bagi stress yang disebabkan oleh psikososial. Ternyata, sebagian besar stressor dalam kehidupan sehari-hari adalah stressor psikososial seperti perasaan cemas karena ujian, konflik dengan orang lain dan perasaan tidak sabar. Mobilisasi cepat sumber daya tubuh tepat untuk menghadapi cedera fisik namun secara umum kurang sesuai untuk respon stress nonfisik.Apabila tidak dibutuhkan energi tambahan, tidak terjadi kerusakan jaringan, dan tidak ada pengeluaran darah, maka respons stress bersifat sia-sia bahkan merugikan.Terdapat bukti tidak langsung yang kuat yang menghubungkan antara pajanan stressor psikososial kronik dengan keadaan patologis seperti aterosklerosis dan hipertensi akibat respons stress yang “tidak digunakan”. Hipertensi dapat timbul akibat vasokonstriksi simpatis yang berlebihan. Pajanan berkepanjangan glukortikoid yang timbul akibat peningkatan kortisol diduga berkaitan erat dengan terjadinya aterosklerosis. Kondisi stress juga menyebabkan peningkatan agregrasi platelet sehingga dapat menimbulkan trombus pada pembuluh darah yang menyebabkan aterosklerosis.

Respons stress meningkatkan curah jantung sehingga kontraksi miokadium jantung mengalami peningkatan yang menyebebakan konsumsi oksigen juga meningkat. Iskemia miokardium mengacu pada ketidakcukupan pasokan darah ke jaringan, dapat timbul akibat sumbatan pada pembuluh darah karena aterosklerosis atau hipertensi yang diakibatkan oleh respon stress psikososial yang bersifat kronik. Gangguan sirkulasi dapat menyebabkan jaringan tidak mendapat energi dan mengalami nekrosis dan dapat menyebabkan serangan infark miokardium. Jadi kondisi stress psikososial secara tidak langsung dapat menjadi faktor resiko terjadinya myocardial infarct.



catatan N-Boy™

Bersyukur

Ketika kita berjalan, pandanglah ke depan, menatap tujuan. Ketika kita mendaki gunung, tataplah puncaknya, itulah tujuan kita. Namun tidak ada salahnya kita melihat sejenak ke belakang, bukan untuk kembali mundur, hanya untuk bersyukur.



Lupa, itulah sifat manusia. Ketika Tuhan sesungguhnya telah memberikan banyak nikmatnya, hal-hal kecil jutru menghalangi kita untuk mensyukuri nikmat Tuhan. Ketika ada sebuah titik hitam di atas selembar kertas putih, konsentrasi kita justru tertuju pada titik hitam, itulah hal-hal kecil yang selalu kita keluhkan. Kita tidak lagi melihat bahwa masih tersisa luas bagian putih, nikmat Tuhan yang kita lupakan.

Begitupun saya, ketika nilai keluar, nilai yang saya dapatkan adalah nilai tanggung, saya iri kepada orang lain yang memiliki nilai besar, cumlaude diatas 3,5. Mencari kambing hitam untuk disalahkan.
Padahal disana, masih ada krisna dan dina, anak yatim piatu yang bahkan untuk bersekolah saja masih kekurangan. Mereka mampu menjalani kehidupan yang jauh lebih kejam dari yang saya lalui. Saya tidak dapat membayangkan jika waktu saya masih SD, tidak memiliki orang tua, dan dititipkan di panti asuhan, mungkin saya tidak akan mampu menjalani kehidupan seperti itu.

Ketika mendapatkan kesulitan seolah-olah adalah bencana besar yang diberikan Tuhan, Suudzan kepada Tuhan, mempertanyakan keadilan Tuhan. Padahal sesungguhnya kesulitan yang didapatkan tidaklah seberapa, terlalu kecil jika dibandingkan dengan kesulitan anak-anak itu.
Betapa besar nikmat Tuhan yang telah saya lupakan.


Apabila kita bersyukur kepada nikmat Tuhan, maka akan ditambah nikmat yang diberikan, dan apabila kita kufur kepada nikmat Tuhan, tunggulah adzab Tuhan yang amat pedih. Cobalah belajar untuk mensyukuri apa yang telah diberikan oleh Tuhan, sesungguhnya kita tidak akan pernah mampu untuk menghitung nikmat Tuhan. Secepatnya, sebelum ajal menjelang, sebelum otot jantung berhenti berkontraksi dan sebelum batang otak tidak lagi berfungsi.


Nikmat Tuhan yang mana lagi yang kau dustakan?


catatan N-Boy™

Selasa, 23 November 2010

Hamlan Hazim Nugraha (nugrahaboy)

Hamlan Hazim Nugraha. Sebuah karunia yang mandiri dan kritis

Namaku Hamlan Hazim Nugraha. Aku tidak tahu apa wujudku, secara real aku bukanlah manusia, aku hanyalah tokoh imajiner dari sahabatku. Buah pemikiran sahabatku yang fantastis. Aku adalah sosok yang didesain sebaik mungkin, dengan tujuan memuaskan hasrat intelektual dan sosial dari sahabatku. Aku adalah back-up dan pemberi nasehat. Ketika sahabatku memiliki alur pikir yang melenceng, akulah yang bertugas meluruskannya. Sehingga aku tidak merasa hanya sekadar tokoh imajiner, sewaktu-waktu aku adalah sahabatku. Panggil aku, nugrahaboy.


Hamlan Hazim. Hamlan artinya berdiri sendiri (mandiri) dan terminologi Hazim memiliki makna berpikiran kritis. Tuntutan sang pemberi nama agar aku menjadi sosok seperti itu. Mandiri dan kritis.

Aku tahu dan mengerti mengapa sahabatku menginginkan aku untuk menjadi mandiri. Sahabatku bukan orang yang berlebihan dalam bersosialisasi, ia berteman dengan beberapa orang namun tidak ingin terlalu akrab sehingga memiliki ketergantungan. Ia merasa harus dapat melakukannya sendiri. Ia ingin menjadi sosok yang supermandiri. Better to trust no people than hurt by someone you trust. Bukan tidak menghargai atau membuang makna persahabatan, there's a big reason behind that cant be shared.
Bahkan saat ini sahabatku pergi jauh ke suatu daerah, tanpa keluarga dan sanak famili di sana. Sendirian. Hal ini menuntutku untuk menjadi mandiri (Hamlan), untuk membantu sahabatku disana.Stress psikis dan fisik yang sangat luar biasa dihadapi oleh sahabatku di sana, aku bertugas menjaga homeostasis sahabatku.

Hazim, berpikiran kritis. Sahabatku adalah orang yang bodoh, ceroboh dan tidak teliti. Namun ia memiliki sebuah keinginan besar, berperan sebagai manusia dan rakyat Indonesia. Berpikiran kritis tidak dimaknai secara general. Hanya untuk beberapa bidang. Entah sejak kapan sahabatku memiliki ambisi (passion) di bidang sosial politik. Meski begitu, ia tidak ingin orang beranggapan bahwa itu disebabkan karena ia adalah mahasiswa. Baginya orang yang kritis dengan dalih "saya mahasiswa" hanyalah orang arogan.
Jauh sebelum ia menjadi mahasiswa ia tertarik di bidang ini. Aku pernah ditugaskan untuk memainkan peran di sebuah game fantastis erepublik sebagai seorang politisi. Cita-cita sahabatku untuk menjadi anggota DPR komisi IX, komisi yang membidangi kesehatan. Keinginan sahabatku untuk masuk ke institusi bobrok di negeri ini dan memperbaikinya dari dalam kelak. Pemikiran kritis sangat dibutuhkan untuk memperbaiki semua yang salah di negeri ini. Anggaran Kesehatan minimum, Ketidakpedulian terhadap orang miskin dengan jargon "orang miskin dilarang sakit", Kriminalisasi profesi dokter, dan beberapa tujuan lain ingin diwujudkan. Acapkali ia beranggapan bahwa ini terlalu suci dan pandangan orang terhadap dirinya akan negatif. Aku, nugrahaboy akan menjaganya.

Sahabatku masih berada dalam tahap pendewasaan diri, emosi yang masih labil, tahap adolsensi. Aku, nugrahaboy (Hamlan Hazim Nugraha), bertugas untuk menjaga, menjadi stabilizer, penjaga homeostasis dari stress fisik dan psikis. Sahabat terbaik dari Hafiz Hari Nugraha.




catatan N-Boy™

Minggu, 21 November 2010

N-Boy's Theory

saya : Boy, aku merasa ada sesuatu perasaan yang tidak menyenangkan
n-boy : perasaan apa yang kau rasakan?
saya : ya, perasaan tidak menyenangkan.. merasa ada suatu hal yang tertinggal, awalnya merasa baik, tapi lama-lama menjadi pikiran yang mengganggu

n-boy : *mengambil gelas* fiz, berapa kira-kira berat gelas ini?
saya : mungkin 400-500 gram
n-boy : ringan bukan?
saya : ya,sangat ringan.
n-boy : apa kau mampu mengangkat gelas ini?
saya : tentu!
n-boy : hey fiz, gelas ini sama seperti perasaan tidak menyenangkan yang kau rasakan.
saya : apa maksudmu?
n-boy : ini bukan masalah berat absolut, semua tergantung berapa lama kau mengangkatnya. ketika kau mengangkat selama satu menit, tidak masalah. Ketika kau mengangkat satu jam, tanganmu akan kelelahan. Ketika kau mengangkat selama satu hari penuh, mungkin kau akan lemas tak berdaya lalu pingsan.
Memang gelas ini ringan, tapi semakin lama kau mengangkatnya, beban itu semakin terasa berat.

saya : jadi? apa yang harus aku lakukan?
n-boy : selesaikan perasaan yang tertinggal itu, tinggalkan gelas yang kau angkat, beristirahatlah.
saya : tidak mungkin, kau terlalu teoritis boy, aku tidak dapat melakukannya, aku akan terus mengangkat gelas itu, mungkin sampai aku lelah dan pingsan.
n-boy : jika kau tidak dapat melakukannya, letakkan gelas itu untuk sementara, beristirahatlah sejenak sebelum kau mengangkatnya kembali. Tinggalkan beban itu secara periodik, agar kau lebih segar dan mampu mengangkatnya kembali.
saya : i'll try, boy, thanks!




catatan N-Boy™

Minggu, 14 November 2010

Diabetes Day


Sebagian orang di negeri miskin kebetulan memperoleh kesempatan menjadi makmur, kemudian berusaha tampil serupa dengan para majikan di negara maju. Celaka, bukan hanya menjadi pengguna produk hasil teknologi, tetapi juga meniru gaya hidup yang tidak sehat - dr. Arisman, MB M. Kes (Obesitas, DM, dan Dislipidemia)


Pola hidup, westernisasi membuat pola hidup orang indonesia mengalami degenerasi yang cukup signifikan. Makanan cepat saji, teknologi praktis, dan jarang berolahraga membuat permasalahan kesehatan di Indonesia semakin kompleks. Dahulu indonesia terkenal dengan penyakit infeksi, penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan mikrobiologi lain karena letaknya di zona tropis, namun belakangan ini, penyakit yang ada di Indonesia semakin beragam, Diabetes Mellitus, Penyakit yang dulu disebut penyakit orang di barat sana, mulai masuk ke Indonesia.

Diabetes Mellitus tipe 2, Penyakit ini bermanifestasi sebagai perasaan selalu haus (polidipsi), selalu ingin berkemih (poliuri), nafsu makan yang meningkat (polifagi). Penyakit ini diakibatkan resistensi reseptor insulin di jaringan yang mengakibatkan glukosa di dalam sirkulasi tidak dapat masuk ke jaringan. Glukosa penting untuk metabolisme energi, apabila glukosa tidak dapat masuk ke jaringan, maka tubuh akan mengalami gangguan metabolisme, energi tidak dihasilkan, koma, dan kemudian MATI.

Pola hidup di Indonesia mengalami kemunduran yang sangat parah, jika dahulu Diabetes Mellitus Tipe 2 adalah penyakit yang menyerang individu pada usia 40 tahun, sekarang ini, anak berusia belasan tahun bisa mengalami DM tipe 2. Faktor genetik, obesitas, pola hidup, merokok, alkohol, kurang berolahraga, dan lain-lain. Anak Indonesia mulai mengenal teknologi, anak Indonesia tidak lagi menyukai bermain bola di lapangan tetapi lebih menyukai bermain game sepak bola di console game. Akibat-akibat dari teknologi membuat tubuh tidak lagi bergerak normal, terjadi ketidakseimbangan energi masuk dan keluar. Hasil akhirnya : DM

Cegah DM dengan mengubah pola hidup, olahraga teratur, makan makanan yang sehat, bukan makanan instan, tidur secukupnya, keseimbangan energi, itu kuncinya.




Catatan N-Boy™

My Country, Pathetic

too much complain to government's work
maybe it's not fair
the fact, not only government but also many indonesian people make a mistake

like this picture :


hmm, okay, zoom in :

poor indonesian people!
pathetic.



catatan N-Boy™

Kamis, 11 November 2010

Disappointed



Unreasonable exams schedule, really disappointed, can't celebrate Idul Adha at my lovely home gamprit, can't meet my dad in his birthday, cancelation to be volunteer in merapi.





catatan N-Boy

Rabu, 10 November 2010

Heroes Day

Hari Pahlawan, hakikatnya hari ini diperuntukkan untuk mereka orang-orang yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, mengorbankan nyawa mereka demi Kemerdekaan Ibu Pertiwi, Pray for them!

dr. Wahidin Sudirohusodo, dr. Cipto Mangunkusumo, Ir. Soerkarno, Jenderal Soedirman dan masih banyak lagi pahlawan-pahlawan bangsa, semua elemen rakyat yang dulu turun langsung memperjuangkan kemerdekaan, merekalah pahlawan bangsa.

Saya tidak bermaksud mengambil hari ini dari tangan mereka, maaf jika saya egois, tapi saya memiliki beberapa pahlawan dalam hidup saya, mereka yang pantas menyandang gelar kepahlawanan karena telah banyak berkontribusi untuk hidup saya.

1. Nabi Muhammad SAW
Beliau adalah reformis luar biasa. Orang yang dapat mentransformasikan pemikiran-pemikiran jahiliyah, seorang yang dapat mengubah dunia dari zaman kegelapan menjadi terang benderang di bawah naungan agama Islam.

2. Mama
Tidak diragukan lagi, cinta nya tidak hanya diucapkan melalui mulut saja, memberikan perhatian yang sungguh tulus, orang yang rela mengorbankan perasaan dan materi demi anak-anaknya.

3. Papa
Memang papa tidak memberikan perhatian langsung seperti yang mama lakukan, tetapi dari sikap dan perilakunya, papa mengajarkan tentang kemandirian, ketegasan, keberanian dan tanggung jawab.

4. Guru
Baik itu guru TK, SD, SMP, SMA dan dosen di perguruan tinggi, bagaimanapun watak mereka, ilmu yang mereka transfer adalah suatu hal yang sangat bermanfaat yang membuat saya bisa menjadi seperti sekarang.
Secara khusus, ibu Nurul Hidayah, wali kelas semasa SMA, bukan hanya ilmu kimia yang ia berikan, ia adalah seorang motivator luar biasa.



Itulah orang-orang luar biasa, Merekalah para Pahlawan yang memiliki kontribusi maksimal dalam hidup saya.




Catatan N-Boy

Selasa, 09 November 2010

The Box has been Opened


Medical faculty
First impression, nightmare
Just trying to survive
even i'm not enjoy here

But, then again
hmm, Not bad

I learned a lot here
learning not studying
learn to accept the destiny of god
learn to understand the differences (Sumatranese is different with Javanese)

social learning
organization learning

and the best one in here
my passion about politics
it's still can be explored here

good quotes from Dr.dr.Fachmi Idris :
"doctor,
not only agent of treatment but also agent of social change and agent of development"

these quotes change my perspective about doctor



catatan N-Boy

Minggu, 07 November 2010

The Reason of Disaster in Indonesia

Pray for Indonesia! Bencana berturut-turut menimpa negeri ini, Banjir bandang di Wasior, Meletusnya gunung Merapi, dan Tsunami di Mentawai. Indonesia Berduka.


Beberapa peneliti mengungkapkan beberapa alasan bencana datang ke bumi Indonesia. Akibat global warming, kerusakan alam, pergeseran daratan, dan ada yang menyebutkan bahwa bencana ini adalah kejadian alamiah, aktivitas-aktivitas vulkanik gunung-gunung berapi di Indonesia kembali aktif. Beberapa hipotesis dari ahli-ahli kebumian telah diungkapkan, pertanyaannya, benarkah hipotesis mereka? Hipotesis diterima atau ditolak? saya sama sekali tidak memahami ilmu kebumian, saya percaya mereka yang mengajukan hipotesis tersebut adalah orang-orang pandai, yang memiliki landasan keilmuan geologi yang mumpuni. Secara ilmiah mungkin benar hipotesis yang mereka ajukan, tetapi saya memiliki pemikiran sendiri.


Saya adalah mahasiswa di bidang lain, bukan orang yang memahami betul tentang bencana tetapi saya sendiri memiliki hipotesis mengapa indonesia mengalami bencana dahsyat secara berturut-turut.


Menurut saya inilah alasan mengapa indonesia mengalami bencana :



Gambar pertama : Seorang kakek tua, hidup seadanya dibawah rumah kayu yang sudah reyot, rumah yang sebenarnya tidak layak huni, kakek tersebut bahkan tidak tinggal di rumah itu, hanya di kolong rumah. Bayangkan bagaimana kehidupan yang dijalani kakek tersebut, Bagaimana makanan yang ia konsumsi sehari-hari? dimana tempat ia mandi, berkemih dan Buang Air Besar?

Gambar Kedua : Nenek berusia sekitar 80 tahun, telah mengalami osteoporosis, lihatlah bagaimana nenek itu tidak lagi mampu berdiri tegak,harus mengais sampah setiap sore hari demi membeli sayur untuk makan sehari-hari , demi menghidupi dirinya dan anak angkatnya yang mengalami stress psikis. Bayangkan jika anda yang harus mengais sampah? Bayangkan betapa busuknya bau tempat sampah itu.


YA, merekalah alasan bencana datang ke bumi INDONESIA ini. Wahai kalian yang memiliki hati nurani, NEGERI INI DI ADZAB oleh TUHAN karena membiarkan orang-orang TUA seperti mereka TERLANTAR. PENGENTASAN KEMISKINAN hanyalah OMONG KOSONG. Jurang pemisah antara Si MISKIN dan Si KAYA semakin MELEBAR.


Kita sebagai rakyat Indonesia tidak memaknai, bahkan MELANGGAR Pancasila sila ke 5 :
"Keadilan Sosial Bagi SELURUH Rakyat Indonesia".

PEMERINTAH JUGA MELANGGAR, MELANGGAR PANCASILA dan UUD 1945 pasal 34 ayat 1 “Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara”




kita tidak pantas untuk menangisi kesedihan
penderitaan kita tidaklah seberapa dibanding mereka
kita tidak pantas untuk menertawakan kegembiraan
kebahagiaan kita tidak bermakna untuk mereka
merenunglah, menangislah, berbuatlah


Merenunglah, Menangislah, BERBUATLAH!




catatan N-Boy

Selasa, 02 November 2010

UKDI dan Internship

Apa itu internship?
Magang, lulusan dokter zaman sekarang wajib untuk melalui internship setelah lulus UKDI, setelah melalui pendidikan dokter selama bertahun-tahun, lulusan dokter harus melalui 1 tahun tambahan untuk bisa mendapatkan Surat Tanda Registrasi melalui internship. Betapa panjang perjalanan menjadi seorang yang dokter yang benar-benar diakui kedokterannya.


Sangat menyenangkan ketika mengetahui bahwa pendidikan kedokteran telah menggunakan sistem baru, Kurikulum Berbasis Kompetensi. Seluruh mahasiswa kedokteran akan lulus serempak dalam 3.5 tahun, meraih gelar S.Ked, dan ditambah koas selama 1.5 tahun di rumah sakit. Setelah itu gelar dokter akan diraih, dalam kurun waktu 5 tahun.

Tetapi ternyata, gelar dokter yang sudah diraih bisa saja menjadi useless dan meaningless, karena adanya UKDI. Apa itu UKDI? Uji Kompetensi Dokter Indonesia. Ujian Nasional, sama seperti siswa SMA.
Dimana letak keadilan?mengapa profesi lain tidak ada Ujian Nasional semacam ini?mengapa profesi lain setelah lulus sarjana langsung bisa merasa bebas dan langsung mencari kerja?

Selama ini sepertinya profesi dokter selalu ditekan dan dikriminalisasi, seolah-olah ketika dokter melakukan kesalahan dokter tersebut melakukan tindak kejahatan. Padahal profesi dokter berbasis keilmuan yang rasional. Mengapa tidak ada tukang pijit atau pengobatan alternatif yang dituduh malpraktik? padahal jelas setiap hari mereka melakukan itu. Apakah profesi lain seperti pengacara, akuntan, arsitek, insinyur tidak pernah melakukan kesalahan?mengapa hanya dokter yang dikriminalisasi? tidak ada dokter yang sengaja membunuh pasiennya, ini semua kriminalisasi. Imbas dari kriminalisasi itu adalah diadakannya UKDI dan Internship, dokter indonesia dinilai tidak kompeten lagi.

Pemerintah menuntut dokter indonesia lebih kompeten, dibuatlah sebuah Ujian Nasional untuk para dokter. Dokter yang tidak lulus tidak akan mendapatkan Surat Tanda Registrasi yang artinya tidak boleh berpraktik, bayangkan bagaimana jika seorang dokter tidak lulus, pendidikan dokter yang ditempuh tidak bermakna, menjadi dokter tapi tidak boleh berpraktik?apa guna kuliah selama bertahun-tahun? apa pemerintah tidak memikirkan hal ini?

Setelah uji kompetensi ternyata semua belum selesai. Dokter yang lulus UKDI wajib mengikuti internship (magang), ditempatkan di RS tipe C/D selama 8 bulan dan 4 bulan di puskesmas. Secara sistem tidak ada yang buruk tentang internship, tapi apakah benar-benar bisa diterapkan di indonesia? Sesuai ketentuan, dokter-dokter yang mengikuti internship wajib digaji. Siapa yang memberi gaji? 2-3ribu lulusan dokter dalam satu tahun dikalikan dengan 1.2 juta perbulan, apa dinas kesehatan sanggup untuk menganggarkan itu?
Apakah sarana kesehatan di Indonesia siap untuk melaksanakan internship?dokter yang ingin PTT saja masih banyak yang mengantri.

Pemerintah terlalu banyak menuntut namun kontribusinya minim sekali untuk kesehatan. WHO menentukan standard bahwa setiap negara harus mengalokasikan APBN sebesar 15 % untuk kesehatan, tapi apa yang pemerintah Indonesia perbuat?hanya 2.8% dari total APBN. Ketua DPR mengaku minimnya anggaran ini sudah tentu akan berdampak pula pada pelayanan kesehatan, tapi apa harapan beliau? Beliau berharap pelayanan rumah sakit umum di pusat maupun daerah yang pelayanannya masih di bawah standar untuk ditingkatkan. Sungguh luar biasa sekali pemimpin-pemimpin negeri ini, memberi seadanya, namun menuntut sebesarnya. Ketika ditanya untuk apa 2.8% itu? untuk jamkesmas kah?untuk meningkatkan sarana kesehatan kah?untuk gaji depkes kah?untuk biaya gaji dokter internship kah? Pemerintah menjawab, "untuk itu semua" -___-

Internship, secara sistem dan maksudnya sangat baik, agar lulusan dokter memiliki banyak pengalaman. Namun perlu digarisbawahi wahana (sarana kesehatan) dan Gaji adalah hal yang perlu ditingkatkan untuk menunjang itu semua. Pemerintah harus punya peran dalam meningkatkan kesehatan di Indonesia, APBN negara harusnya memberi lebih banyak ke bidang kesehatan, sesuai dengan standar WHO.




catatan N-Boy

Senin, 01 November 2010

My Way (Robbie Williams)


And now the end is near
So I face the final curtain
My friend, I'll say it clear
I'll state my case of which I'm certain

I've lived a life that's full
I've travelled each and every highway
And more, much more than this
I did it my way

Regrets, I've had a few
But then again, too few to mention
I did what I had to do
And saw it through without exception

I planned each charted course
Each careful step along the byway
Oh, and more, much more than this
I did it my way

Yes, there were times, I'm sure you knew
When I bit off more than I could chew
But through it all when there was doubt
I ate it up and spit it out
I faced it all and I stood tall
And did it my way

I've loved, I've laughed and cried
I've had my fails, my share of boozing
And now as tears subside
I find it all so amusing
To think I did all that
And may I say, not in a shy way
Oh, no, no not me
I did it my way

For what is a man, what has he got
If not himself, then he has not
To say the things he truly feels
And not the words he would reveal
The record shows I took a blow
And did it my way




Catatan N-Boy